Kamis, 23 Desember 2010

TUHAN AGAMA KALAH!

Diposting oleh re di 01.44

Apapun agama anda, Tuhan anda masih bisa dibantah. Bisa dikritik. Bisa digoyang. Bahkan bisa dibuang. Maaf. Ini jika nalar yang digunakan. Bukan keyakinan. Bukan dogmatisme.

Islam mengatakan Tuhan begini begitu. Mungkin Kristen akan mengkritiknya. Dan begitu juga sebaliknya. Dan Buddha pun juga bisa melakukan hal yang sama, bahwa Tuhan dalam pandangan Kristen dan Islam juga bisa ditolaknya. Hindu pun begitu. Bahkan Athteisme pun juga akan mengkritik habis Tuhan semua agama. Dan semuanya saling cross chek saling verifikasi dan tidak jarang saling klaim dan saling tuding.

Ini jika nalar yang digunakan. Bukan keyakinan. Bukan dogmatisme.

Klaim semua agama adalah Kebenaran.
Adanya Kebenaran Absolut. Adanya Tuhan, Yesus, Tuhan Bapa, Amitaba, Sang Hyang Widhi, Tao, Kosong, dan bla bla bla. Masing-masing bisa memulung sekian truk argumentasi untuk membenarkan Tuhan (Being) versi mereka masing-masing. Dengan mencaplok metodologi penalaran dari mana-mana. Tapi bagaimana pun canggihnya tetap bisa loyo dengan pertanyaan sederhana ini: Siapa yang bisa membuktikan bahwa Tuhan sampeyan benar? Siapa yang bisa membuktikan bahwa Tuhan sampeyan itu benar-benar ada? Siapa yang bisa membktkan bahwa relasi Tuhan dengan alam itu begini begitu? Siapa yang bisa membuktikan bahwa campur tangan Tuhan di bumi begini begitu dan seterusnya dan seterusnya? Jawabannya bisa ya bisa tidak. Hanya spekulasi metafisik!

Tapi bagaimana pun hal itu adalah hak masing-masing umat beragama untuk meyakininya.

Tapi di sisi lain, ada satu pertanyaan yang menarik bagi saya. Bisakah anda menjawab pertanyaan di bawah ini:

Siapa yang bisa membantah hukum alam?


KOMENTAR-KOMENTAR : 

Anonim mengatakan...
Ada! ya pembuat hukumnya sendiri dong, Tuhannya seluruh umat Manusia yaitu Allah SWT

ada pertanyaan lagi..?

wass


Erianto Anas mengatakan...
Itu logika yang berputar namanya. Tuhan agama itu tetap bisa dikritik oleh umat agama lain yang berbeda. Tapi hukum alam tidak ada umat bergama manapun yg akan menolaknya bukan? Begitu maksudnya mas


Anonim mengatakan...
Loh yang buat hukum alam siapa, ini logika lurus..? Laut menyatu bisa terbelah, (Ibrahim), bayi bisa bicara (Isa) yang bisa bantah hukum Alam ya pembuatnya dong..


Anonim mengatakan...
mas EA, iya saya ngerti, ilmu pengetahuan itu tegas, terarah, memberikan kejelasan, itu yang orang cari, jadi kalau yang sesat dalam beragama tapi lurus dalam berilmu bagaimana mas, mungkin ngga? hahaha...



Erianto Anas mengatakan...
Wah ... Ini Anonim ada dua. Apakah sama orangnya nih? Inilah resikonya tanpa identitas. Ditulis dong namanya mas biar saya tidak bingung. Apa salahnya sih nulis nama aja kok keberatan. Please!

---------------------------------

@ Anonim 1:

Balasan saya di atas bisa jadi pedoman itu mas.
Pembuat hukumm alam (Tuhan) kan dibantah oleh umat Atheis. Tapi hukum alam tidak ada manusia yang membantah. Apapun agamanya. Kecuali yang idiot.

@ Anonim 2:

Ukuran sesat dalam beragama itu apa?
Kalau lurus dalam ilmu pengetahuan itu wajib mas. Kalau tidak bisa jadi ngawur. Dari orang2 ngawur ilmu (tapi agamanya lurus, katanya) yang membuat dunia ini kacau. Kerja menghujat dan memerangi orang lain, tapi tidak ngerti apa-apa soal ilmu, cuma memamah hasil ilmu yang sudah ditemukan orang lain. Tapi penemu Ilmu juga jadi sasaran hujatannya dalam ceramah di mesjid.

Anonim mengatakan...
Saya mau balik tanya nih, juga kepada para ilmuwan yang anda agung2kan. Kemarin tetangga saya meninggal dunia, masih muda, sehat dan mapan. Meninggal pada saat tidur (tidak ada tanda-tanda sakit jantung atau yang lain). Mau tanya, koq bisa dia mati? apa penyebabnya? (padahal menurut hukum alam seharusnya dia masih panjang umur), trus dengan segala kehebatan teori ilmuwan dan segala peralatan canggih, bisakah dia dihidupkan lagi? matur nuwun.
Sekarang kalo mau buktikan bahwa tuhan itu benar-benar ada dan mempunyai korelasi dengan ciptaannya, atau sampeyan mau lihat langsung, sampeyan harus "ikhlas" ke lubang kubur dulu alias meninggal dunia (maaf). Nanti bisa sampeyan ceritakan pada kami-kami ini bagaimana kehidupan disana. Gimana,..berani gak..? kalau sampeyan tidak bisa menjamin bakal balik lagi ke dunia ini dengan selamat, disitulah adanya kekuasaan Sang Pencipta! Kalo boleh menyitir ungkapan Stephen Hawking, hal itu seperti lenyapnya planet2 dalam perjalanan menuju black hole. Salam

Anonim mengatakan...
Tuhan itu tidak ada..
itu cuma khayalan orang-orang yang lemah.

0 komentar:

Posting Komentar

 

BIG BLOG OF HOAX Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez