Tampilkan postingan dengan label BAHAN RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHAN RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Januari 2011

ANAK LELAKI DAN POHON APEL

Diposting oleh re di 07.28
Sebagian dari kita mungkin sudah pernah membaca cerita ini, tapi tidak ada salahnya saya
tuliskan kembali  untuk  saudara-saudara kita yang belum pernah membaca cerita ini
dan sebagai bahan renungan buat yang sudah pernah membaca.

pada zaman dahulu, terdapat sebatang pohon apel yang amat besar.Seorang anak-
laki begitu gemar bermain-main di sekitar pohon apel ini setiap hari. Dia memanjat
pohon tersebut, memetik serta memakan apel sepuas hatinya, dan adakalanya dia
beristirahat lalu terlelap di perdu pohon apel tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyukai
tempat permainannya.

Pohon apel itu juga menyukai anak tersebut. Masa berlalu… anak lelaki itu sudah semakin
dewasa dan menjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan waktunya setiap hari bermain
di sekitar pohon apel tersebut. Namun suatu hari dia datang kepada pohon apel
tersebut dengan wajah yang sedih.
“Marilah bermain-mainlah di sekitarku,” ajak pohon apel itu.
“Aku bukan lagi seorang bocah, aku tidak lagi senang bermain-main dengan engkau,” jawab remaja
itu.
“Aku ingin beli mainan mainan. Aku perlu uang untuk membelinya,” tambah remaja itu dengan nada
yang sedih.
Lalu pohon apel itu berkata, “Kalau begitu, petiklah apel-apel yang ada pada diriku dan
Juallah untuk mendapatkan uang. Dengan begitu, kau dapat membeli mainan yang
Kau inginkan.”
Remaja itu dengan gembiranya memetik semua apel di pohon itu dan pergi begitu saja.
Dia tidak kembali lagi selepas itu. Pohon apel itu merasa sedih.
Masa berlalu…

Suatu hari, remaja itu kembali. Dia semakin dewasa. Pohon apel itu merasa gembira.
“Marilah bermain-mainlah di sekitarku,” ajak pohon apel itu.
“Aku tidak punya waktu untuk bermain. Aku terpaksa kerja untuk mendapatkan uang. Aku ingin
membuat rumah sebagai tempat perlindungan untuk aku dan keluargaku. Bisakah kau menolongku?”
Tanya anak itu.
“Maafkan aku. Aku tidak mempunyai rumah. Tetapi kau boleh memotong dahan-dahanku
yang besar ini dan buatlah rumah darinya.” Pohon apel itu memberikan cadangan dahan-dahanya pada si remaja.
Lalu, remaja itu memotong semua dahan pohon apel itu dan pergi
dengan riang gembira. Pohon apel itu pun turut gembira tetapi kemudiannya merasa sedih
karena remaja itu tidak kembali lagi selepas itu.
Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemui pohon apel itu. Dia sebenarnya
adalah anak laki-laki yang pernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telah matang dan
dewasa.
“Marilah bermain-mainlah di sekitarku,” ajak pohon apel itu.
“Maafkan aku, tetapi aku bukanlah lagi anak laki-laki yang suka bermain-main di sekitarmu. Aku
sudah dewasa. Aku mempunyai impian untuk belayar. Malangnya, aku tidak mempunyai
perahu. Bolehkah kau menolongku?” Tanya lelaki itu.
“Aku tidak mempunyai perahu untuk diberikan kepadamu. Tetapi kau boleh memotong
batang pohon ini untuk dijadikan perahu. Kau akan dapat belayar dengan gembira,” kata
pohon apel itu.
Lelaki itu merasa amat gembira dan menebang batang pohon apel itu. Dia kemudian
pergi dari situ dengan gembira dan tidak kembali lagi selepas itu.
pada suatu hari, seorang lelaki yang semakin di makan usia, datang
menuju pohon apel itu. Dia adalah anak lelaki yang pernah bermain di sekitar pohon apel itu.
“Maafkan aku. Aku tidak ada apa-apa lagi untuk diberikan kepadamu. Aku sudah
memberikan buahku untuk kau jual, dahanku untuk kau buat rumah, batangku untuk kau buat
perahu. Aku hanya ada tunggul dengan akar yang hampir mati…” kata pohon apel itu dengan
nada pilu.
“Aku tidak mau apelmu karena aku sudah tidak mempunyai gigi untuk memakannya, aku tidak mau
dahanmu karena aku sudah terlalu tua untuk memotongnya, aku tidak mau batang pohonmu karena
aku tidak punya tenaga untuk belayar lagi, aku merasa lelah dan ingin istirahat,” jawab lelaki tua
itu.
“Jika begitu, istirahatlah di perduku,” kata pohon apel itu. Lalu lelaki tua itu duduk
beristirahat di perdu pohon apel itu dan beristirahat. Mereka berdua menangis gembira.
Tahukah kamu. Sebenarnya, pohon apel yang dimaksudkan di dalam cerita itu adalah
kedua-dua ibu bapak kita. Saat kita masih muda, kita suka bermain dengan mereka. Ketika
kita meningkat remaja, kita perlukan bantuan mereka untuk meneruskan hidup. Kita
tinggalkan mereka, dan hanya kembali meminta pertolongan apabila kita di dalam kesusahan.
Namun begitu, mereka tetap menolong kita dan melakukan apa saja asalkan kita bahagia dan
gembira dalam hidup. Anda mungkin terfikir bahwa anak lelaki itu bersikap kejam terhadap
pohon apel itu, tetapi fikirkanlah, itu hakikatnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kini
melayani ibu bapak mereka.
Hargailah jasa ibu bapak kepada kita. Jangan hanya kita menghargai mereka semasa
menyambut hari ibu dan hari bapak setiap tahun.

Allah SWT berfirman :
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu
bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan
susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan,
sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a:
“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau
berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang
saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan)
kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya
aku termasuk orang-orang yang berserah diri” [Q.S 46:15]

Belum ada kata terlambat untuk kembali berbakti kepada kedua orang tua kita meskipun
mereka telah tiada…

Rabu, 26 Januari 2011

WAWANCARA DENGAN RASULULLAH SAW

Diposting oleh re di 06.58
Saya selalu bermimpi menjadi jurnalis yang ternama, tetapi saya tidak memiliki pendidikan jurnalistik yang memadai sehingga tulisan-tulisan saya tidak berkualitas seperti artikel surat kabar atau media masa lainnya.
 
Dalam kurun waktu lima belas tahun, saya telah mewawancarai banyak orang dari walikota, atlit hingga pelacur dan bintang film porno. Tetapi wawancara yang selalu saya dambakan adalah mewawancarai Rasulullah SAW.  
 
Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan pertama saya buat Rasulullah SAW.
  1. Assalamualaikum ya Rasul.
  2. Setelah lebih dari empat belas abad, bagaimana pendapat-Mu mengenai perkembangan Islam di dunia saat ini?
  3. Apa pandangan-Mu terhadap Islam di Indonesia?
  4. Menurut saya, iman umat Islam di Indonesia itu banyak yang rusak, dan ini terlihat sekali dari para pemimpin negri ini yang gemar korupsi dan meng-halal-kan segala cara. Apa Rasulullah SAW setuju dengan pendapat saya? dan menurut-Mu bagaimana cara memperbaiki iman bangsa Indonesia?
  5. Salah satu hadith-Mu “Kebersihan adalah sebagian dari iman”, tetapi bangsa Indonesia itu terkenal jorok sekali; sampah bertumpuk dimana-mana, orang buang kotoran kecil seenaknya terutama lelaki dan masih banyak lainnya; apakah ini salah satu penyebab ke-bobrok-kan iman umat Islam Indonesia? atau karena iman umat Islam di Indonesia yang bobrok membuat bangsa Indonesia menjadi jorok?
  6. Banyak sekali pria Islam yang menyalah-gunakan sunnah ini dengan dalih “Sunnah Rasul”. Mengapa pria Islam diperbolehkan memiliki istri hingga empat jumlahnya?
  7. Salah satu ajaran-Mu adalah Memerdekakan Budak. Sebagian besar negara Arab masih banyak yang melakukan praktik perbudakan. Budak-budak ini kebanyakan datang dari negara dunia ketiga, dan mereka itu sangat di-diskriminasi-kan bahkan ada yang disiksa. Di Indonesia juga ada praktik perbudakan tapi tidak sekejam di Timur Tengah. Bagaimana menurut Rasulullah SAW dengan praktik ini?
  8. Sewaktu Rasulullah SAW memimpin tanah Arab, orang Yahudi itu diakui, dilindungi dan diperbolehkan beribadah menurut agamanya. Di Indonesia, agama Yahudi itu dilarang. Bagaimana menurut Rasulullah SAW mengenai peraturan Indonesia ini?
  9. Apa pandangan-Mu mengenai Timur Tengah di masa kini? Apakah kita harus musnahkan bangsa Yahudi dari di dunia ini?
  10. Cara penyelesaian apa yang perlu dilakukan menghadapi konflik Palestina-Israel?
  11. Apakah Rasulullah SAW setuju dengan aksi Osama bin Laden dan Al-Qaeda?
Kira-kira apa jawaban Rasulullah SAW?
 
Bila pembaca masih ingin membaca pertanyaan saya yang lainnya; silahkan kabari saya nanti saya tambah lagi…

TUHAN,,! APA YANG BISA AKU LAKUKAN UNTUK KAITLYN LATISHA WIJAYA

Diposting oleh re di 06.06
Kaitlyn terlahir dengan perutnya membesar seperti kembung,  Dr. Boris yg menangani Kaitlyn langsung mengobservasi,  dan ternyata selama 24 jam Kaitlyn tidak pup,  dan untuk mengobservasi selanjutnya Dr. Boris menganjurkan untuk pindah RS,  dimana beliau merujuk ke RS. Medistra atau Harapan Kita,  karena di RS Family tidak ada alat2 yang mendukung.  Setelah dicek di Harapan Kita tidak ada kamar untuk bayi,  karena sudah penuh disana, dan diputuskan untuk membawa Kaitlyn ke RS. Medistra, Jl. Gatot Subroto,  Kuningan.  Tgl 21 Nov,  jam 12 siang Kaitlyn dibawa ke Rs. Medistra,  dan sampai disana langsung diobservasi oleh dokter anak Erick Gultom dan dokter bedah anak Iskandar.  Dr. Iskandar menduga Kaitlyn tidak bisa pup karena terputusnya saluran dari usus ke anus (Atresia),  sebab dari anus tidak ada tanda tanda pupnya sama sekali.  Dikarenakan kondisi Kaitlyn yang masih sehat dokter memutuskan untuk melakukan operasi malam itu juga.  Jam 21.00 Kaitlyn di bawa ke ruang OK,  dan selesai pukul 00.30,  Dr. iskandar sudah melakukan penyambungann usus ke anus dan membuat colostomi sementara lewat kulit perut (membuat saluran sementara melalui perut,  dimana ada sebagian usus yg dikeluarkan melalui kulit).  Setelah operasi Kaitlyn masuk ke ruang NICU dan tanggal 22 pagi Kaitlyn sudah bisa dipindahkan ke ruangan level 2.  Sambil menunggu usus halus Kaitlyn bekerja untuk menyerap makanan maka Kaitlyn harus diinfus cairan, protein, lemak untuk menunjang nutrisinya.  Untuk infusan itu maka dipasang long line,  dimana infusan melalui ketiak dan di masukkan selang sepanjang 7 cm.  Pada umumnya infusan long line bisa bertahan sampai 1 bulan,  tapi tidak pada Kaitlyn,  infusan itu hanya bertahan 2 minggu lalu rembes,  kemudian dipasang long line lagi di ketiak sebelah kiri.  Untuk menginfus Kaitlyn susah sekali karena vena venanya Kaitlyn hampir tidak terlihat karena halus sekali,  setiap diinfusnya hanya bertahan 2 sampai 3 jam lalu bengkak.

Tanggal 22 Desember Kaitlyn sudah bisa pup dari anus,  dan banyak sekali,  merupakan suatu anugerah luar biasa yang Tuhan berikan ketika mengetahui Kaitlyn sudah bisa pup dan merupakan pertanda baik karena  usus halusnya sudah bisa menyerap.  Diluar perkiraan,  tgl 23 Kaitlyn muntah dan tidak mau minum susu dan banyak slem (reak) di tenggorokkan Kaitlyn,  setelah di cek ke lab ternyata HB Kaitlyn turun dan harus di transfusi darah,  tgl 24 Kaitlyn di transfusi,  tetapi tidak membuat Kaitlyn lebih baik.  Dokter Iskandar rencananya akan mengijinkan Kaitlyn pulang 3 hari dari tanggal 22,  menunggu Kaitlyn pintar minum ASInya,  dan bisa copot infusnya.  Tanggal 25 Desember infusnya di copot,  tapi berat badan Kaitlyn langsung drop,  dan dehidrasi,  karena cairan yang keluar dari colostomi lebih banyak daripada ASI yang diminum  dan terpaksa harus diinfus lagi.  Tanggal 26 Desember Kaitlyn dipasang infus kembali,  dikarenakan untuk pemasangan Long Line biasanya dilakukan oleh Dr. Boris yang pada waktu itu sedang keluar negri,  jadi terpaksa Dr. Iskandar yg turun tanggan langsung untuk memasang infus.  Tapi karena ketiak sebelah kiri dan kanan sudah pernah dipasang long line,  jadi tdk bisa dipasang lagi.  Kemudian Dokter mencari dibagian yg lain juga tidak bisa,  dan diharuskan dokter anastesi yang melakukannya,  tetapi di Rs. Medistra dokter anastesi tidak ada yang berani untuk memasang infusan dari leher pada bayi,  karena mereka belum pernah melakukannya,  terpaksa dokter iskandar memanggil dokter anastesi dari luar yaitu dokter Ade.  Dikarenakan Kaitlyn sudah dehidrasi maka pemasangan infus pada leher dilakukan tengah malam itu juga oleh dokter Ade.  Tanggal 28 bertemu kembali dengan dokter2 yang menangani Kaitlyn untuk memutuskan langkah selanjutkan dalam penyembuhan Kaitlyn.  Dan hari itu dokter memutuskan untuk merevisi operasi usus Kaitlyn dengan memperbesar saluran untuk bagian usus yg ke bawah untuk diharapkan lebih banyak makanan yg turun kebawah agar bisa diserap daripada ke colostomi.  Karena terbentur biaya dokter Iskandar menganjurkan untuk memindahkan Kaitlyn ke RSCM,  tetapi setelah diskusi, diputuskan untuk tetap dioperasi di Rs. Medistra.

Tanggal 29 jam 16.00 Kaitlyn masuk ruang OK.  Operasi berjalan berjam2,  dan pada pukul 00.00  dokter bedah (Iskandar)  beliau memberitahukan bahwa operasi sudah selesai,  tapi semua jauh dari yang diharapkan,  ternyata usus halus Kailtyn menempel satu sama lain dan dokter harus membukanya satu per satu dan perlahan2 dan dalam proses pemisahan ususnya terjadi pendarahan,  dan usus Kaitlyn mengembung karena masuk udara,  karena itu perutnya tidak bisa ditutup kembali dan hanya kulit luarnya saja yang di jahit.  Tgl 30 itu Kaitlyn kritis sekali,  Kaitlyn koma selama 3 hari,  gula darahnya drop,  nafasnya sempat terhenti kemudian dipasang ventilator untuk membantu pernafasannya,  selang dimana2.  Kami sekeluarga sudah pasrah,  karena dokter menyuruh kami untuk mempersiapkan yang terburuk.
Tapi karena Kuasa Tuhan Kaitlyn berangsur2 membaik dari hari kehari,  sampai gula darahnya stabil, pernafasannya pun stabil sehingga tidak memerlukan ventilator lagi.  Tapi infeksinya belum sembuh total,  HB turun,  trombosit turun,  jadi tetap ada transfusi.  Karena Kaitlyn kondisinya mulai stabil tanggal 15 Januari Kaitlyn pindah ke kamar level 2,  dan karena kulit perutnya saja yg dijahit, tidak dengan otot2 perutnya,  menyebabkan cairan dari dalam perut merembes dan membuat kulit Kaitlyn infeksi dan jahitan pada kulitnya terbuka semua,  sehingga lukanya terbuka,  untuk itu diperlukan perawatan dari suster luka khusus yang merawat sampai tumbuh kembali jaringan2 baru untuk menutup perut Kaitlyn.  Sampai sekarang Kaitlyn masih dirawat di ruang level 2 lt. 5 di Rs. Medistra,  dan terus menjalani pengobatan untuk infeksi kulitnya,  dan sampai ususnya bisa bekerja dan di harapkan cairan ASI bisa diserap Kaitlyn sehingga Kaitlyn berat badannya naik dan tidak memerlukan infus lagi.

Setelah membaca kisah diatas.. :
1. Apa yang akan kita lakukan di dalam kehidupan kita dengan anak..?
2. Apa yang bisa kita lakukan untuk Kaitlyn.. ?  berdoa, berdiam diri, atau .. ?
Semoga kisah ini bisa membuat kita lebih menghargai anak dan anugerah dari Tuhan.

KAITLYN LETISHA WIJAYA (perempuan)  terlahir pada tgl 19 november 2010 hari jumat di Rs. Family yang sampai sekarang masih berada di Rumah Sakit.

Ada apa Tuhan… ? Apa yang sedang Engkau rencanakan di dalam kehidupannya…. ?
Sanggupkan kami melaluinya

Seringkali kita sebagai orangtua tidak sabar terhadap anak, tapi bagaimana halnya dengan kehidupan yang terjadi pada kedua orangtua “Kaitlyn Letisha Wijaya”, terus berjuang dan bertahan didalam keputusasaan dan keterbatasan serta mengharapkan yang terbaik agar Kaitlyn bisa segera sembuh dan pulang kerumah.

Berikut adalah kisah hidup Kaitlyn Letisha Wijaya dimana “BAB” menjadi anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada kedua orangtuanya.

MATA ANAK INI SELAMATKAN DUA ANAK LAIN

Diposting oleh re di 02.30

Christina Green (AP Photo/Green Family)
 
Dua anak di Amerika Serikat (AS) diyakini bisa melihat dengan normal. Ini berkat sumbangan kornea mata milik seorang bocah, yang menjadi korban penembakan brutal di Kota Tucson, Arizona, dua pekan lalu.

Nyawa bocah sembilan tahun bernama Christina Green itu tidak bisa diselamatkan. Namun, sepasang mata indah yang dia miliki kini berjasa membantu dua anak lain, yang menderita gangguan penglihatan.

Menurut orang tua Christina, John Green, lembaga Donor Network of Arizona berhasil melakukan operasi cangkok kornea mata yang diambil dari almarhum putrinya. "Saya sangat takjub bahwa organ tubuh putri saya ternyata berguna bagi orang lain," kata John kepada kantor berita Associated Press, Senin, 17 Januari 2011.

Bersama istrinya, John, memutuskan untuk menyumbangkan sepasang mata almarhumah putri mereka kepada yang membutuhkan. "Ini merupakan sumbangan dari putri cilik kami," kata John yang belum bisa melupakan kesedihannya.

Sementara itu, Donor Network of Arizona menolak mengungkapkan siapa dua anak yang menerima donasi kornea mata dari Christina, karena prinsip kerahasiaan. 

Christina merupakan korban termuda dari penembakan brutal oleh seorang pemuda kurang waras di Tucson, Sabtu, 8 Januari 2011. Dalam tragedi itu, Christina termasuk dari enam orang yang tewas dan 13 lainnya luka-luka, termasuk seorang anggota DPR Gabrielle Giffords.

Menurut John, putrinya, yang baru menempuh pendidikan kelas tiga SD, sangat tertarik dengan politik. Itulah sebabnya dia ingin bertemu dengan Giffords, yang sedang berkunjung ke wilayah konstituennya.

Namun ulah pemuda Jared Loughner itu menimbulkan kepedihan bagi banyak orang, termasuk John dan istrinya. John tidak menyangka peristiwa itu membuat dia berpisah selamanya dengan Christina. 

Gadis cantik itu lahir pada 11 September 2001, tanggal yang menjadi sejarah kelam bagi AS saat para teroris dengan pesawat-pesawat bajakan mereka menghancurkan kompleks Menara Kembar World Trade Center dan sebagian gedung Pentagon. Rakyat Amerika menyebut tragedi yang menewaskan ribuan jiwa itu sebagai "Peristiwa 9/11."

Itulah sebabnya, ketika berlangsung pemakaman Christina, Kamis 13 Januari 2011, dikibarkan pula sebuah bendera besar AS yang ditemukan dari reruntuhan World Trade Center. 

"Saat melihat bendera 9/11 pada penguburan itu, kami tahu bahwa Tuhan saat itu bersama dengan kami, dan Christina kini sudah di tempat yang baik," kata John.
 

BIG BLOG OF HOAX Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez